coecoesm

Mengapa Produsen Perlu Mengamati Perilaku Konsumen

Posted on: Januari 22, 2014

TUGAS PAPER

“ MENGAPA PRODUSEN PERLU MENGAMATI PERILAKU KONSUMEN “
Mata Kuliah       : Softkill ( Perilaku konsumen )

 Logo Gunadarma

Dosen Pembimbing                 : Bapak. Mujiyana

Disusun Oleh       :

Nama                      : Cucu Sri Mulyati

Kelas / NPM         : 3EA06 / 18211408

UNIVERSITAS GUNADARMA

2014

KATA PENGANTAR

        Puji syukur saya panjatkan kepada Allah SWT, karena  dengan limpahan rahmat dan hidayahNya akhirnya  tugas paper ini dapat saya selesaikan dengan baik. Tugas ini membahas “ MENGAPA PRODUSEN PERLU MENGAMATI PERILAKU KONSUMEN “.

       Dalam tugas ini akan dibahas pentingnya produsen melihat perilaku konsumen untuk meluncurkan produknya ke pasar demi tujuan dan kesuksesan yang akan dicapai.

       Saya menyadari bahwa tanpa bantuan dari berbagai pihak, penyusunan tugas paper ini tidak akan berjalan dengan baik. Untuk itu, penulis mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu dalam penyusunan tugas ini.

         Penulis menyadari sepenuhnya bahwa dalam penulisan tugas ini masih jauh dari kesempurnaan, oleh karena itu penulis mengharapkan kritik dan saran yang bersifat membangun demi kesempurnaan pada masa yang akan datang.

            Akhir kata semoga tugas paper ini dapat bermanfaat bagi penulis khususnya dan pembaca pada umumnya.

 

Depok, 22 Januari  2014

Penulis

(                                          )

DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR

DAFTAR ISI

BAB I PENDAHULUAN

1.1.            Latar Belakang

1.2.            Rumusan Masalah

1.3.            Tujuan Penulisan

1.4.            Manfaat Penulisan

BAB II KAJIAN TEORI

2.1.      Definisi Perilaku Konsumen

2.2.      Model Perilaku Konsumen

2.3.      Faktor – factor yang Mempengaruhi Keputusan Membeli

2.4.      Definisi Produsen & Konsumen

BAB III PEMBAHASAN

3.1.      Mengapa produsen perlu mengamati perilaku konsumen ?

3.2.      Apa keterkaitan perilaku konsumen terhadap peluncuran produk baru ?

3.3.      Apakah dengan mempelajari perilaku konsumen produk akan laku di pasaran ?

3.4.      Apa saja factor yang mempengaruhi perilaku konsumen dalam keputusan membeli ?

3.5.      Apa peran penting konsumen bagi produsen ?

BAB IV PENUTUP

4.1.      Kesimpulan

4.2.      Saran

DAFTAR PUSTAKA

BAB I PENDAHULUAN

1.1.         Latar Belakang

Produsen dan konsumen tidak lepas dari yang namanya perputaran ekonomi di dunia pemasaran. Dimana produsen yang menghasilkan dan konsumen yang menikmati. Banyak sekali hambatan produsen menghasilkan produknya dan dalam menghadapi konsumen yang akan menikmati produk mereka. Karena produsen perlu memahami apa yang diinginkan dan dibutuhkan konsumen supaya produk yang mereka hasilkan dapat berguna untuk konsumen. Maka dengan ini produsen dan konsumen memiliki keterkaitan yang kuat atas hasil dari produk yang dikeluarkan dan yang akan dinikmati.

Dengan banyaknya persaingan maka seorang produsen juga ditekan untuk bisa menyaingi lawan dengan pintar demi mencapai suatu tujuan dan keberhasilan di dunia pasar.

Hal di atas membuat produsen mau tidak mau harus mengetahui keinginan konsumen dengan mempelajari perilaku konsumen pada masanya. Inilah yang menjadi latar belakang mengapa produsen perlu mengamati perilaku konsumen.

1.2.         Rumusan Masalah

1.2.1.      Mengapa produsen perlu mengamati perilaku konsumen ?

1.2.2.      Apa keterkaitan perilaku konsumen terhadap peluncuran produk baru ?

1.2.3.      Apakah dengan mengamati perilaku konsumen akan menjadikan produk laku di pasaran ?

1.2.4.      Apa saja factor yang mempengaruhi perilaku konsumen dalam keputusan membeli ?

1.2.5.      Apa peran penting konsumen bagi produsen ?

1.3.         Tujuan Penulisan

1.3.1.      Agar produsen meluncurkan produk dengan tepat dan baik

1.3.2.      Mengetahui factor perilaku konsumen

1.3.3.      Mengetahui bagaimana cara menjadi produsen yang baik

1.3.4.      Mengetahui peran seorang konsumen bagi produsen

1.4.         Manfaat Penulisan

1.4.1.   Bagi Produsen

Diharapkan tulisan ini menjadi acuan bagi produsen untuk bisa menjadi produsen yang berkualitas yang memahami keinginan konsumen, dan menjadi produsen yang kuat di pasaran.

1.4.2.   Bagi Penulis

Sebagai penambah ilmu pengetahuan dan wawasan, yang bisa menjadikan kita lebih memahami kegiatan dunia pasar.

BAB II KAJIAN TEORI

2.1.     Definisi Perilaku Konsumen          

Perilaku Konsumen adalah tingkah laku dari konsumen, dimana mereka dapat mengilustrasikan pencarian untuk membeli, menggunakan, mengevaluasi dan memperbaiki suatu produk dan jasa mereka. Focus dari perilaku konsumen adalah bagaimana individu membuat keputusan untuk menggunakan sumber daya mereka yang telah tersedia untuk mengkonsumsi suatu barang.

Definisi Perilaku Konsumen Menurut Para Ahli :

  • Shiffman dan Kanuk (2000) adalah perilaku yang diperhatikan konsumen dalam mencari, membeli, menggunakan, mengevaluasi dan mengabaikan produk, jasa, atau ide yang diharapkan dapat memuaskan konsumen untuk dapat memuaskan kebutuhannya dengan mengkonsumsi produk atau jasa yang ditawarkan.
  • Loudon dan Della Bitta (1993) adalah konsumen adalah proses pengambilan keputusan dan kegiatan fisik individu-individu yang semuanya ini melibatkan individu dalam menilai, mendapatkan, menggunakan, atau mengabaikan barang-barang dan jasa-jasa.
  • Ebert dan Griffin (1995)consumer behavior dijelaskan sebagai upaya konsumen untuk membuat keputusan tentang suatu produk yang dibeli dan dikonsumsi.
  • James F et al ( 1994 ) : perilaku konsumen adalah tindakan yang langsung terlibat dalam mendapatkan, mengkonsumsi, dan menghabiskan produk dan jasa, termasuk proses keputusan yang mendahului dan menyusuli tindakan ini.
  • Schiffman dan Kanuk (1994) : perilaku konsumen adalah proses keputusan dan aktivitas fisik individu yang terlibat dalam mengevaluasi, mendapatkan, menggunakan, atau memberikan barang dan jasa yang diperolehnya.

2.2.     Model Perilaku Konsumen

Model perilaku konsumen yang dikemukakan Kotler (1997 : 10) menerangkan bahwa keputusan konsumen dalam pembelian selain dipengaruhi oleh karakteristik konsumen, dapat dipengaruhi oleh rangsangan perusahaan yang mencakup produk, harga, tempat dan promosi. Variabel-variabel diatas saling mempengaruhi proses keputusan pembelian sehingga menghasilkan keputusan pembelian yang didasarkan pada pilihan produk, pilihan merek, pilihan penyalur, waktu pembelian, jumlah pembelian.

2.3.     Faktor – Faktor Yang Mempengruhi Keputusan Membeli

Beberapa faktor yang mempengaruhi perilaku konsumen dalam membeli adalah sebagai berikut :

1.     Faktor-Faktor Kebudayaan

a.       Budaya

Budaya adalah faktor penentu keinginan dan perilaku seseorang yang paling mendasar. Jika makhluk yang lebih rendah perilakunya sebagian besar diatur oleh naluri, maka perilaku manusia sebagianbesar adalah dipelajari.

b.     Sub Budaya

Sub budaya mempunyai kelompok-kelompok sub budaya yang lebihkecil yang merupakan identifikasi dan sosialisasi yang khas untuk perilaku anggotanya. Ada empat macam sub budaya yaitu kelompok kebangsaan, kelompok keagamaan, kelompok ras dan wilayah geografis.

c.       Kelas Sosial

Kelas sosial adalah kelompok dalam masyarakat, dimana setiap kelompok cenderung memiliki nilai, minat dan tingkah laku yang sama.

2.              Faktor-Faktor Sosial

a.    Kelompok Referensi

Kelompok referensi adalah kelompok-kelompok yang memberikan pengaruh langsung atau tidak langsung terhadap sikap dan perilaku seseorang.

b.    Keluarga

Anggota keluarga dapat memberikan pengaruh yang kuat terhadap perilaku pembeli.

c.     Peranan dan Status

Kedudukan seseorang dalam setiap kelompok dapat dijelaskan dalam pengertian peranan dan status. Setiap peranan membawa satu status yang mencerminkan penghargaan umum oleh masyarakatnya.

3.     Faktor-Faktor Pribadi

a.    Usia dan Tahap Daur Hidup

Pembelian seseorang terhadap barang dan jasa akan berubah-ubah selama hidupnya. Demikian halnya dengan selera seseorang berhubungan dengan usianya.

b.    Pekerjaan

Dengan adanya kelompok-kelompok pekerjaan, perusahaan dapatmemproduksi produk sesuai dengan kebutuhan kelompok pekerjaan tertentu.

c.       Keadaan Ekonomi

Keadaan ekonomi seseorang dapat dilihat dari tingkat pendapatan yang dapat berpengaruh terhadap pilihan produk.

d.    Gaya Hidup

Gaya hidup seseorang adalah pola hidup seseorang yang turut menentukan perilaku pembelian.

e.    Kepribadian dan Konsep Diri

Kepribadian adalah ciri-ciri psikologis yang membedakan setiap orang sedangkan konsep diri lebih kearah citra diri.

4.      Faktor-Faktor Psikologis

a.    Motivasi

Motivasi adalah suatu kebutuhan yang cukup kuat mendesak untuk mengarah seseorang agar dapat mencari pemuasan terhadap kebutuhan itu.

b.    Persepsi

Seseorang yang termotivasi siap untuk melakukan suatu perbuatan. Bagaimana seseorang yang termotivasi berbuat sesuatu adalah dipengaruhi oleh persepsinya terhadap situasi yang dihadapinya.

c.     Belajar

Belajar menggambarkan perubahan dalam perilaku seseorang individuyang bersumber dari pengalaman. Kebanyakan perilaku manusia diperoleh dengan mempelajarinya.

d.    Kepercayaan dan Sikap

Melalui perbuatan dan belajar, orang memperoleh kepercayaan dan sikap selanjutnya mempengaruhi tingkah laku pembelian (Kotler,1997 : 153 – 161).

 

2.4.     Definisi Produsen & Konsumen

Definisi Produsen

Produsen adalah setiap orang perorangan atau badan usaha, baik yang berbentuk badan hukum maupun bukan badan hukum yang didirikan dan berkedudukan atau melakukan kegiatan dalam wilayah hukum negara Republik Indonesia, baik sendiri maupun bersama-sama melalui perjanjian menyelenggarakan kegiatan usaha dalam berbagai bidang ekonomi.

Produsen juga adalah orang yang melakukan kegiatan produksi untuk menghasilkan suatu barang produksi yang akan dijual kepada konsumen dengan tujuan mendapatkan keuntungan  sebanyak-banyaknya dari barang yang diproduksinya.

Definisi Konsumen

Konsumen adalah pembeli atau pemakai jasa ataupun pelayanan, baik perorangan maupun organisasi dari suatu bisnis:

  • Konsumen akhir (ultimate consumers) adalah seseorang/individu yang membeli barang dan jasa untuk dipakai sendiri atau digunakan oleh anggota-anggota rumah tangga yang lain.
  • Konsumen orgnisasional (organisational consumers) adalah konsumen yang membeli produksi barang atau jasa lain untuk penggunaan dalam operasi harian perusahaan.

BAB III PEMBAHASAN

3.1.     Mengapa Produsen Perlu Mengamati Perilaku Konsumen

Produsen mempelajari perilaku konsumen tidak lain untuk mengetahui produk apa yang sedang dibutuhkan konsumen, yang tidak disukai konsumen serta menentukan harga produksi yang sesuai dengan kemampuan daya beli konsumen. Produsen dapat mengetahui kebutuhan dan keinginan konsumen pada situasi dan keadaan yang ada. Sehingga produsen dapat memprediksikan berapa banyak barang yang akan diproduksi sesuai dengan keadaan pasar agar produsen tidak mengalami kerugian.

Dengan itu produsen dapat menyusun strategi pemasarannya dengan lebih baik lagi  dan mampu bersaing dengan lawan-lawannya. Konsumen juga yang menguasai produsen dalam hal mengeluarkan produk apa yang akan diproduksi dan dipasarkan.

Manfaat perilaku konsumen bagi produsen :

  • Mampu membujuk konsumen untuk membeli produk yang dipasarkan
  • Memahami konsumen dalam berprilaku, bertindak dan berfikir, agar produsen mampu memasarkan produknya dengan baik.
  • Memahami mengapa dan bagaimana konsumen mengambil keputusan, sehingga produsen dapat merancang strategi pemasaran dengan baik.

3.2.     Apa keterkaitan perilaku konsumen terhadap peluncuran produk baru ?

Perilaku konsumen pada dasarnya harus diperhatikan oleh produsen saat mereka akan meluncurkan suatu produk. Karena tidak mungkin produsen memproduksi produk tanpa tahu produk itu akan berguna atau kah laku untuk dibeli konsumen.

Perilaku kosumen juga dapat membantu produsen dalam memutuskan meluncurkan suatu produk baru, contohnya konsumen yang saat ini lebih menyukai baju yang berbahan sifon dibanding berbahan kaos spandek, maka produsen dituntut untuk mengikuti pangsa pasar yang sedang naik. Atau apabila produsen ingin melawan arus pasar dengan memproduksi baju dengan bahan lain maka harus banyak memperhatikan hal-hal lainnya dan tidak terlepas dari perilaku konsumen juga.

Maka dengan ini perilaku konsumen amat erat hubungannya dengan peluncuran produk baru, ketika konsumen memiliki perilaku yang baru dalam hal mengkonsumsi maka produk pun berubah seiring minat, keinginan, dan kebutuhan seorang konsumen.

3.3.    Apakah dengan mengamati perilaku konsumen akan menjadikan produk laku di pasaran ?

Mengetahui atau mengerti perilaku konsumen adalah suatu hal bagi produsen yang mencerminkan bahwa mereka tahu apa yang dibutuhkan dan diinginkan konsumen. Dan dengan mengamati perilaku konsumen ini amat lah sangat membantu produsen untuk bertahan dipasaran dengan produk-produk mereka yang mampu menguasai konsumen.

Namun kenyataannya pada saat ini banyak produk yang berda dipasaran sehingga konsumen mempunyai banyak pilihan dan menentukan produk mana yang akan dibeli. Namun terlepas dari hal itu konsumen juga menguasi produsen dalam hal memproduksi dan meluncurkan produk, karena produsen harus memproduksi barang yang sesuai keinginan dan kebutuhan konsumen di pasaran.

3.4.         Apa saja factor yang mempengaruhi perilaku konsumen dalam hal keputusan membeli ?

Seperti yang sudah dijelaskan dalam bab sebelumnya factor yang mempengaruhi perilaku konsumen dalam pembelian adalah sebagai berikut :

  1. Factor budaya
  2. Factor social
  3. Factor pribadi
  4. Factor psikologis

Namun juga ada hal lain yang mempengaruhi konsumen dalam keputusan membeli yaitu adanya rangsangan dari produsen itu sendiri seperti produk yang lebih unggul, harga yang terjangkau, tempat penjualan produk yang nyaman sehingga konsumen betah saat berbelanja produk, dan promosi yang ditawrkan produsen contohnya adanya diskon yang selalu menjadi daya tarik bagi kaum yang suka berbelanja khususnya adalah wanita.

3.5.          Apa peran penting konsumen bagi produsen ?

Konsumen adalah orang yang menikmati produk yang dihasilkan oleh produsen. Tanpa adanya konsumen maka produsen akan sia-sia dalam memproduksi sebuah produk karena tidak akan ada yang menikmati produknya. Konsumen juga yang memberikan produsen keuntungan yang lebih dalam usahanya, konsumen juga yang membantu produsen dalam hal mengambil keputusan produk apa yang akan diproduksi.

Semakin banyak produk (barang dan jasa) yang digunakan konsumen menjadi motivasi seorang produsen dalam memproduksi barang dan jasa. Konsumen pun dapat menciptakan efek berantai dalam terciptanya peningkatan pendapat nasional (GNP) dalam suatu Negara.

Sehingga jelas terlihat konsumen adalah harga mati bagi produsen untuk kesuksesan yang ingin dicapainya.

BAB IV PENUTUP

4.1.         Kesimpulan

Dengan mempelajari perilaku konsumen produsen dapat memahami kebutuhan konsumen dengan  baik, serta dapat mengetahui strategi pemasaran yang baik dengan melihat situasi dan kondisi yang ada guna mencapai kesuksesan dan tujuannya serta meminimalisir kerugian.

Konsumen merupakan hal terpenting bagi produsen dalam menjalankan usahanya, yaitu sebagai penikmat produk, penghasil keuntungan, sebagai pengambilan keputusan memproduksi dan meluncurkan produk baru di pasaran, konsumen juga berguna bagi peningkatan pendapat nasional bagi suatu Negara.

4.2.         Saran

Alangkah baiknya memang seorang produsen harus mempelajari perilaku konsumen. Tentunya untuk menghindari kerugian yang tidak dapat diprediksi.

DAFTAR PUSTAKA

http://widodo.staff.uns.ac.id/files/2012/10/PERT_4_PERILAKU_KONSUMEN2.pptx

http://www.organisasi.org/1970/01/perilaku-konsumen-ringkasan-rangkuman-resume-mata-kuliah-ekonomi-manajemen.html

http://www.scribd.com/doc/32519635/MODEL-PERILAKU-PEMBELIAN-KONSUMEN-SERTA-PERILAKU-PEMBELIAN-INDUSTRIAL

http://www.slideshare.net/TiitynTrisnawatiII/modul-perilaku-konsumen1

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Januari 2014
S S R K J S M
« Nov   Mar »
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031  

RSS BERITA GUNADARMA

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.
%d blogger menyukai ini: